Diposkan pada Gado-gado

Kolong Tempat Tidur

Banyaaaak baget yang terjadi after last postingan gw di Oktober lalu.. Demi ke-eksis-an diri sendiri, walo udah #latepost, ijinkan gw tetap pamer (baca: share) di sini yess.

Setelah menobatkan diri jadi penggemar dedek-dedek lucu Korea, akhirnya Oktober lalu gw bisa juga mengunjungi kota yang selama ini cuman diliat di layar gadget… Omg, omg aku jatuh cinta.. I love Seoul, I love the foods, I love the palace, I love the markets .. Aduh itu masker-masker, kosmetik, dan sejenisnya kok ya berasa mau dibeli semua (trus ingat duit di dompet) … Omg, omg, I love everything about Korea … Gw pasti akan ke sini lagi, kemaren ga sempet nyicip rasa naik train dan nogkrong2 di kafe cantik karena ikutan tour gitu. Caul, bayarin aku ke sanaaa ya ya ya …

Masih di Oktober itu juga, gw memutuskan untuk menerima tawaran pindah role + pindah divisi. It was hard to leave IT family and my comfort zone.

Lanjutkan membaca “Kolong Tempat Tidur” →

Diposkan pada Gado-gado

FlashAir

Langsung ngiler gegara ngeliat hasil jepretan S7 Edge teman kantor. Tapi kok ya alasan beli S7 Edge kurang kuat kalo cuman karena camera ya. So far sih, Iphone 6 & Lenovo P1M yang dipunya sekarang masih cukup mumpuni untuk sekedar menemani beraktivitas. Tapi, tapi, tapi, tapi beneran deh, kamera-nya S7 Edge juara. Iphone 6 mah lewat untuk pengambilan foto dengan cahaya rendah. Padahal kan banyak moment malam hari yang mau diabadikan dan pengennya langsung upload di path #anakPath, sayang bener si Iphone cannot fulfil my need 😦 Setelah menimbang dan mengingat bahwa mubazir dan boros adalah temannya setan, gw putuskan lah untuk mengurungkan niat meminang S7 Edge #sulit #pelik #gapunyaduit

Mengingat bulan depan gw berencana mau menemui Park Bo Gum dan Minho, gw niatkan-lah mengutak-atik Canon G15, si non WiFi camera. Dengan saran seorang teman, beberapa bulan lalu gw udah beli SD card FlashAir tapi belum sempat di-utak-atik. Si FlashAir ini akan memungkinkan foto dari kamera bisa langsung diakses di handphone. Ga perlu manual lagi nyambungin kabel ke kamera atau mindahin SD card ke handphone. Once kamera dinyalakan, si SD card akan langsung berfungsi sebagai access point. Tinggal nyalakan kamera, aktifkan wifi di handhone, dan cari si SD card network. Dan untuk memudahkan akses ke kamera, silahkan download aplikasi FlashAir di Google / Apple Store.

Untuk detail cara menggunakannya bisa cek review-an yang ini yaa …

I am so happy to have this, harganya juga mirip-mirip dengan SD card biasa 🙂 Another point penting, size yang dicopy ke handphone masih original size loooh …