Posted in eS(AP) campur

Organisasi Struktur SAP untuk Material Management

(1) Company Code mewakili satu entitas legal / satu departemen akun / finance / keuangan. Company code bisa menjadi valuation area. Jika company code dijadikan sebagai valuation area, maka semua material yang sama (nomor material) akan sama nilainya, walaupun Plant-nya berbeda. Informasi yang ada di level ini adalah: alamat, chart of account (COA), mata uang neraca (balance sheet currency), fiscal year, area kontrol, neraca bisnis area aktif (business area balance sheet active).

(2) Plant bisa merupakan fasilitas manufaktur, warehouse, atau lokasi penyimpanan, pengelolaan, dan pengevaluasian inventori. Selain di Company Code, Plant juga bisa dijadikan valuation area,, ini artinya untuk nomor material yang sama, nilainya bisa berbeda untuk setiap Plant-nya. Satu Plant hanya bisa di-assign ke satu Company Code (tapi satu Company Code bisa memiliki banyak Plant).

(3) Storage Location merupakan unit organisasi penyimpanan stok, dimana user lokasi penyimpanannya bisa dibedakan, bahkan untuk material yang sama. Di level ini, stok akan di-manage dalam kuantitas, bukan nilai. Satu Storage Location hanya bisa dimiliki satu Plant saja (tapi satu Plant bisa memiliki beberapa Plant). Stok opname akan dilakukan di level Storage Location. Stok yang ada di satu Plant bisa dikelola di beberapa Storage Location. Pembedaan lokasi penyimpanan ini bisa dikarenakan berbagai macam alasan (tergantung perusahaan), misalnya Storage Location dibedakan berdasarkan kegunaan material (material yang akan dijual, material yang akan dikembalikan ke vendor, dll).

Company Code - Plant - SLoc
Company Code - Plant - SLoc

(4) Purchasing Organization mewakili departemen yang bertanggung jawab terhadap pembelian dan bernegosiasi dengan Vendor. Satu purchasing organization bisa mengakses info record, kontrak, dan kondisi purch. organization lain. Purchasing organization bisa di-assign ke company code atau ke masing-masing plant (satu purchasing organization bisa aktif untuk lebih dari satu plant). Purchasing Organization bisa bertanggung jawab untuk: satu Plant saja (Plant-Specific), beberapa Plant dalam satu Company Code (Cross-Plant), atau beberapa Company Code (Cross-Company Code)

(5) Purchasing organization bisa dibagi menjadi beberapa Purchasing Group. Purchasing Group ini bisa berupa individual buyer, grup buyer, ataupun divisi buyer. Purchasing group akan di-default untuk tiap material pada material master.

Purchasing Org - Company Code - Plant
Purchasing Org - Company Code - Plant
Purchasing Organization - Purchasing Group
Purchasing Organization - Purchasing Group

Penulis:

| Married | 31 tahun | tukang ngomel | pecinta weekend & drama Korea | pekerja IT yang gaptek |

2 thoughts on “Organisasi Struktur SAP untuk Material Management

  1. permisi k chichi..
    mw tny tentang material management ya..
    modul2 dalam material management apa aja ya??
    apa modul2nya itu yg k chichi jelaskan di atas??

    Oh bukan, yang di atas itu struktur MM di SAP.
    Klo modul-modulnya itu Procurement, Inventory Management, Logistic Invoice Verification🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s