Posted in eS(AP) campur

T-code: SCC1 (Transpor Request)

Hei,, Jumat lalu ada hal baru lagi yang gw pelajari,,

Memindahkan data dari Client satu ke Client lainnya, yang berada pada sistem yang sama,, Kita misalkan saja dari Client 300 ke Client 500. Jadi ceritanya data-data yang udah gw customize di Client 300, mau gw pindahkan ke 500,

Kenapa harus gw pindahkan? Karena di Client 300 ini, tidak boleh ada data coba-coba,, sementara hasil customizing yang ada harus gw test, untuk mengetahui apakah sudah sesuai dengan keinginan User.

Jadi caranya adalah,,

(1) Transaksi dengan t-code SCC1 dilakukan di Client 500 (penampung data)
(2) Pada Source Client, di-entri Client 300 (sumber data)
(3) Entri nomor request (didapatkan pada saat meng-customize di Client 300) di bagian Transport Request.
(4) Tick indikator “Including Request subtasks”.
(5) Tick indikator “test run” (indikator ini untuk menganalisis apakah ada error dari data yang mau dipindahkan).
(6) Klik button “start immediately”
(7) Jika hasil-nya oke, untick indikator “test run”
(8) Klik kembali button “start immediately”

Dan,, yihiiii,, data berhasil dipindahkan,,

Gambar di bawah, saya dapatkan dari website ini (tidak sempat melakukan print screen di kantor :D)

SCC1

Penulis:

| Married | 31 tahun | tukang ngomel | pecinta weekend & drama Korea | pekerja IT yang gaptek |

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s