Posted in Gado-gado

Vietnam, here I come :)

Map of Vietnam
Yuhuu, kesibukkan di kantor dan di rumah tangga membuat gw sulit meluangkan waktu untuk mampir disini. Hihi, boong ding, sebenarnya sih karena bingung mo nulis apa. Eh, tapi karena ada kabar bahagia, yuk mari ditulis di sini saja. Ini dia beritanya: untuk pertama kalinya gw akan menginjakkan kaki keluar dari 6’ lintang utara, 11’ lintang selatan, 96’ bujur timur, dan 141’ bujur timur… Hooh, bahasa gampang nya itu ke luar negeri.

Jadi, kantor akan mengirim gw ke Vietnam buat training Project Management of Practitioners. Kalo kata si boss mah training ini dianggap liburan aja😀 dan wihii kebetuuulan, gw sangat butuh refreshing. ‘Mancari pitih tu payah bana, latiah wak deh-nyo’. Tapi ironis-nya, si boss ga lupa untuk wanti-wanti supaya laptop tetap dibuka di hotel nanti😀 *Ah katanya disuruh liburan, tapi kok malah tetap meminta saya kerja sih Pak? :p* Si boss agak khawatir, karena gw meninggalkan kantor di saat ada implemen CR yang berimpact cukup besar. Gw juga deg-deg-an sih, tapi ya udahlah ya .. kerjaan bisa menunggu, namun kesempatan training ini belum tentu terulang dalam waktu dekat.

Btw, gw akan di Vietnam selama 5 hari, plus extend sehari di Malaysia. Sebenarnya training-nya cuma 3 hari, tapi gw perpanjang sehari di Vietnam karena gw dan Shendi yakin kita ga bakal punya waktu untuk jalan-jalan selama training. Terlebih pas di-email-in si boss besar, kalo kita harus lulus sertifikasi-nya😀 Entahlah tentang kebenaran sertifikasi ini, masa 3 hari training, langsung sertifikasi? Gw dan Shendi yakin, bakal ada waktu untuk belajar dulu di rumah masing-masing sebelum ujian, soalnya si penyelenggara sudah meminta kita menyediakan bagasi sisa 3kg untuk mengangkut modul training😀

Karena belum punya paspor, gw mulai googling birokrasi pembuatan paspor. Udah sempat telp calo, 650,000 biaya yang dibutuhkan agar paspor bisa selesai dalam waktu 5 hari kerja. Trus gw nemu blog yang bilang, urus sendiri bisa sehari aja, tapi musti daftar online dulu di web-nya imigrasi .. Terinspirasi cerita di blog itu, gw pun memutuskan mau urus sendiri saja, tapi pas cerita ke si boss, eh malah dikasih tau untuk tujuan business trip passport bisa diurusin sama kantor. Wihi, makin senang lah gw. Gw diminta melengkapi berkas-berkas (fotokopi): ktp, akta lahir, kartu keluarga, dan buku nikah. Dua hari kemudian, gw ditelpon ‘calo kantor’ dan diminta datang ke imigrasi buat foto. Tarra, sehari kemudian paspor gw jadii, dan semua cost di-charge ke cost loc kantor .. Mari teriak-kan: ‘Hiduup gratisan!!’ Dan saking norak-nya, pas tau rate 1 VND (Viet Nam Dong) = 0.55 IDR, gw dan Shendi senang banget. Horray, uangnya jadi lebih banyak😀 Haha, ngerasa kaya seketika … Gw berharap, gw bisa hidup disana bermodalkan 1,000,000 IDR.

Alhamdulillah, untuk semua kesempatan ini. Sekarang mari berdoa, semoga perjalanan dan training-nya menyenangkan …

Penulis:

| Married | 31 tahun | tukang ngomel | pecinta weekend & drama Korea | pekerja IT yang gaptek |

2 thoughts on “Vietnam, here I come :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s