Posted in Gado-gado

Curhatan Senin

Weekend kemaren saking kaga ada kegiatan, gw ngebaca hampir semua posting-an yang pernah gw tulis di blog ini. Ada 1 cerita mengenai kekesalan gw terhadap seorang teman kerja (sebut saja A). Kejadiannya udah cukup lama,, sewaktu gw masih lucu-lucunya,, dan masih terdaftar sebagai konsultan SAP di suatu perusahaan IT. Si A ini senior yang kalo dimintain tolong untuk bikin report, ribetnya setengah mati. Banyak permintaan gw yang ditolak dengan alasan ga lengkap ini,, ga lengkap itu,, tanpa ngasih penjelasan yang bisa mencerahkan. Lah di jaman itu kan gw masih oon parah ya, anak baru lulus, baru nyentuh SAP, masih bingung bedain yang mana tabel yang mana bukan,, Bukannya diajarin tapi malah dicemberutin,, trus hampir semua functional specification gw ditolakin. Saat itu gw greget sebal setengah mati,, gw curhat ke salah satu teman dan bilang kalo nanti gw udah jadi expert, I won’t do the same thing..

Kenyataan pada akhirnya berbicara lain. Setelah hampir 4 tahun gw menekuni area yang sama (iya, area yang sama, tapi dengan role yang berbeda dikarenakan adanya IT transformation), banyak sekali issues yang ditanyakan oleh Users berupa issues berulang. Hal ini dilakukan tidak hanya oleh Users baru tapi juga Users yang sudah menekuni area tersebut untuk waktu yang cukup lama.. Kadang (baca: banyak) jawaban dari pertanyaan tersebut sudah gw hapal di luar kepala, namun beberapa harus di-cek lagi ke sistem terkait untuk membantu gw mengingat kembali jawabannya (pengecekkan kembali ini biasanya memakan waktu).. Pertanyaan-pertanyaan berulang ini benar-benar sangat menguji kesabaran gw. 1 sampai 2 kali pertanyaan yang sama dari orang yang sama masih akan gw maklumi. Yang ke-3 kalinya akan gw jawab dengan delay email yang cukup lama,,, more than 3 times? Gw akan ngomel dan marah-marah.

Biasanya 10 menit setelah selesai ngomel dan memberikan jawaban yang diminta,, gw akan tersadar dan menyesal, ih ngapain pake ngedumel segala? Ya di jawab aja sih!! Tapi di sisi lain, dengan tuntutan pekerjaan dan deadline, kemudian lo harus spend waktu untuk hal-hal yang bukan kerjaan lo,, dan jawabannya diminta untuk di-reply segera,, nah itu kan agak mengesalkan ya.

Gw memulai bekerja di company ini dengan knowledge zero. 1 tahun pertama gw habiskan dengan mencatat semua hal baru dan membuat manual instruction untuk diri gw sendiri,, Gw ga mau (dan ga mau mengmbil resiko malu) menanyakan hal yang sama dan berulang kepada orang lain. *salah ga sih, kalo gw meminta mereka punya value yang sama kayak gw?*

,, dan setelah itu sampai sekarang, gw kadang menyempatkan diri untuk membuat manual instruction untuk orang lain, dengan harapan mereka akan baca atau minimal tiap kali ada issue mereka mencoba untuk membuka dulu manual tersebut, sehingga tidak akan ada lagi pertanyaan untuk poin-poin yang sudah jelas-jelas ada jawabannya. Tapi ya tapi apa lah daya, tidak banyak orang mau menyisihkan sedikit dari waktu mereka untuk melakukan itu,, tidak banyak orang yang mau mencoba memanggil ingatannya kembali,,, sehingga akibatnya orang yang sama bisa menanyakan hal yang sama ke-gw lebih dari 5 kali.

Postingan ini reminder buat diri gw sendiri. Keep doing good things (contohnya dengan tetap membuat dan membagi manual instruction atau guidelines yang dibutuhkan).. Dan yang lebih penting lagi, postingan ini sebenarnya untuk mengingatkan gw untuk harus bisa lebih sabar,, lebih ikhlas,, jangan ngomel dan ngedumel mulu.. Kerja kan ibadah, kalo ga ikhlas mana mungkin bisa dapat pahala.

PS: setelah hampir 4 tahun kerja, akhirnya ga tahan buat ga curhat,, ini gara-gara terima Whatsapp dari teman, yang nanyain pertanyaan yang udah tak terhitung berapa kalii pernah dia tanyakan ke gw. Tarik nafas, buang, tarik nafas lagi …

Penulis:

| Married | 31 tahun | tukang ngomel | pecinta weekend & drama Korea | pekerja IT yang gaptek |

One thought on “Curhatan Senin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s